Aku ingin Engkau Tetap Ada diHatiku..

Kenapa aku begitu ingin sekali untuk merasakan kembali apa yang dulu pernah kita lakukan bersama. Aku sangat ingin mengingat bagaimana engkau menyentuh lembut rambutku, mengusap lembut pipiku, dan membiarkan aku tidur dipangkuanmu. Dan Engkau tidak pernah lupa untuk membuatku selalu tersenyum. Aku tahu betapa besar cinta mu kepadaku. Walau kadang aku membuatmu marah, ataupun sebaliknya engkau membuatku kesal. Tepi, itu hanyalah sementara, mungkin karena dalamnya rasa memiliki dan cinta antara kita.
Aku sangat hangat berada didekatmu. Senyummu, tawamu, hanya engkau yang memiliki seperti itu. Tulus dan tidak pernah terpaksa. Kadang engkau lelah dengan keseharianmu, tapi engkau tidak pernah pedulikan itu. Engkau tetap memberikan kebaikan dan rasa nyaman aku berada didekatmu.
Akupun ingat bagaimana besarnya rasa bersalahku padamu aku membuatmu marah dan menitikkan airmata. Jika kau tahu aku sangat menyesal telah melukai perasaan orang yang aku cintai sepertimu. Aku sangat takut engkau terluka dan tidak mau memaafkan aku. Harusnya aku tidak berbuat seperti itu, melukai perasaanmu. Jika kau tahu airmatamu itu terlalu berharga untuk kau tumpahkan untuk kebodohanku itu. Tapi, engkau memang berbeda, engkau seperti tidak punya hati untuk marah, tidak punya hati untuk benci kepadaku, walaupun bagaimana aku telah menyakiti hatimu. Aku tidak tahu Tuhan menciptakan apa hatimu sehingga bisa begitu kepada aku.
Disaat sepi seperti ini, disaat semuanya menjauh dariku, disaat aku merasa tidak dibutuhkan lagi. Aku selalu berusaha mengingat wajahmu, senyummu, tawamu. Dan itu mampu mengobati rasa bahwa aku bukanlah siapa-siapa. Aku tahu engkau telah jauh meninggalkan aku, membiarkan aku sendiri disini. Tapi engkau lupa untuk membawa cinta dan sayang yang aku miliki untukmu. Apakah kamu tahu hati ini sakit dan pedih saat engkau pergi meninggalkan aku?? Engkau malah tersenyum bahagia saat meninggalkan aku. Tidak ada penyesalan, tidak ada sedikitpun rasa iba mu terhadapku. Walaupun aku memohon-mohon engkau tidak pernah mau peduli. Engkau begitu bahagia, kau pergi dengan senyuman yang selalu menyertai hari-hari disaat kita bersama. Engkau pergi dan tidk pernah meminta kepadaku untuk menunggumu kembali. Engaku hanya bilang semua ini adalah takdir dariNya.
Kadang aku bertanya; “kenapa kau biarkan cinta dan sayangmu tinggal dan bersarang dihatiku, jika akhirnya kau meninggalkan aku seperti ini??”. Dan akupun tidak pernah ingin mencampakkan rasa itu dihatiku. Rasanya tidak ada orang yang mampu menggantikan rasa yang aku miliki untukmu. Kamu terselip indah disetiap denyut-denyut darahku, disetiap tarikan nafasku, dan disetiap mimpi indahku.
Walaupun nanti akan ada orang yang mengisi hariku. Memberi warna dalam hidupku. Percayalah aku akan tetap membiarkan ruangan yang sudah ada namamu itu tetap seperti itu dihatiku. Engkau takkan pernah aku geser sedikitpun. Aku janji itu.
Walaupun sekarang entah sudah beberapa puluh ratus hari engkau meninggalkanku. Beberapa lebaran kita tidak bersama lagi. Beberapa momen-momen indah tidak kita lalui bersama lagi. Dan walaupun bayang wajahmu, senyummu, tawamu, kadang sering memudar. Tapi, aku akan selalu membuka kotak kenangan itu, agar kenangan itu tetap ada dihatiku.
**Ayah dan Ibu aku akan selalu mencintai kalian. Kalian selalu ada dihatiku…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuat Tekan Beton dengan Air Limbah Tahu...

JIKA MANUSIA PUNYA HATI KENAPA ADA YANG TERLUKA….